Pompa Tak Sesuai Debit Air, Banjir Underpass Kemayoran Belum Surut

Indoupdate.net – Kepala Sektor Pemadam Kebakaran (Damkar), Unggul Wibowo mengatakan salah satu kendalanya karena pompa tidak sesuai dengan debit air yang datang. Banjir di Underpass Timur Kemayoran, Jakarta Pusat belum juga surut.

“Jadi kendalanya dari tahun ke tahun adalah pompa yang di sini, pompanya ini tidak sesuai dengan debit air datang, sampai disedot lagi ke atas,” kata Unggul Wibowo kepada media, Sabtu (25/1/2020).

Unggul mengatakan sudah tiga pompa yang disediakan. Petugas masih berupaya untuk melakukan penyedotan air hingga tuntas.

Lebih lanjut, Unggul menjelaskan kronologi banjir di underpass Kemayoran itu. Dia mengatakan, banjir sudah terjadi sejak hujan pada Kamis (23/1). Tinggi banjir ketika itu hanya 1,5 meter.

“Jumat paginya sudah kering hanya sisa-sisa lumpur, akhirnya kita bilas agar bisa dilalui oleh kendaraan bermotor, ternyata hujan lagi Jumatnya, hujan lagi deras, ketinggian air sampai menyentuh pintu jalan sekitar 5 meteran,” ujar Unggul.

Unggul menjelaskan banjir 5 meter di underpass Kemayoran sejak pukul 10.00 WIB, Jumat (24/1). Pemadam kebakaran mulai menyedot air sejak pukul 15.00 dan masih terus dilakukan hingga saat ini.

“Standby sampai sekarang. 24 jam non-stop,” ucap Unggul.

Menurut Unggul, proses penyedotan dan pembersihan jalan underpass Kemayoran akan berlangsung selama 2 sampai 3 hari ke depan. Dia mengatakan proses penyedotan memakan waktu lama karena area underpass terdampak banjir sangat luas.

“Antara dua tiga hari kalau tidak terjadi hujan deras. Pembilasan sekitar 2 jam. Itu sebentar itu. Penyedotan yang lama karena luas sekali,” tutur Unggul.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Follow