Antisipasi Virus Corona, Jokowi : Kita Telah Siapkan 100 Rumah Sakit Rujukan

indoupdate.net – Virus Corona yang baru ditemukan Desember lalu di kota Wuhan, China kini mulai menyebar ke beberapa negara lainnya. Tercatat telah menewaskan 80 orang dan kasusnya telah mencapai lebih dari 2.300 di China daratan,

Pemerintah Indonesia mulai bersiaga terhadap penyebaran virus corona. Salah satunya, dengan menyiapkan 100 rumah sakit untuk menangani pasien yang mengalami gejala terserang virus corona.

“Kita telah menyiapkan 100 rumah sakit rujukan dengan fasilitas ruang isolasi untuk pasien dengan gejala penyakit di paru-paru dan saluran pernapasan lain,” jelas Jokowi dikutip dari akun instagram pribadinya @ Jokowi, Senin (27/1).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan ruang isolasi tersebut tersebar di berbagai rumah sakit baik di Jakarta ataupun di daerah lainnya. Misalnya, RSPI Sulianti Saroso di Jakarta.

 

Perketat Pengawasan Bandara

Sebagai langkah preventif, pemerintah juga telah memperketat pengawasan di bandara untuk mendeteksi dan memantau penumpang yang datang. Khususnya, penumpang dari negara-negara yang diperkirakan telah mengonfirmasi kehadiran virus baru ini.

“Sebanyak 135 thermo scanner telah diaktifkan di 135 pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara,” tutur dia.

Virus yang sebelumnya tidak diketahui ini, telah menyebabkan keprihatinan global karena kemiripannya dengan patogen Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS), yang menewaskan ratusan orang di seluruh daratan China dan Hong Kong pada 2002-2003.

Berasal dari ibu kota Hubei di Wuhan, virus telah menyebar ke seluruh China bahkan hingga ke seluruh dunia seperti Amerika Serikat, Thailand, Singapura dan lainnya.

Beberapa negara membuat peraturan untuk mengevakuasi warganya dari Wuhan, di mana membuat kota tersebut disebut-sebut bak kota mati. Hingga kini, tercatat virus ini telah menewaskan 80 orang dan menginfeksi lebih dari 2.300 secara nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Follow