Bamsoet, Pesan Ayah: Jangan Pernah Lupakan Teman-Teman

Setelah menikah, aku belum pernah lagi duduk bersama Ayahku di sofa kesukaannya, aku sudah pindah kerumah lain bersama keluarga kecilku dan meninggalkannya sendirian.

Bertahun-tahun lalu, waktu aku baru menikah, kami duduk bersama disofa itu, disuatu siang yang panas. Aku duduk menikmati Juice ketika sedang mengunjungi Ayahku.

Ketika aku berbicara tentang kehidupan orang dewasa, tentang pernikahan, tanggung jawab dan kewajiban, Ayahku hanya mendengarkan dengan tenang sambil terus mengaduk es batu di gelasnya dan menatapku.

“Jangan pernah melupakan teman-temanmu.” Ayah menasihatiku, “Mereka akan menjadi makin penting seiring dengan beranjaknya usiamu”.

“Tanpa mengurangi kecintaanmu kepada keluargamu dan anak-anakmu yang akan kau miliki nanti, kau akan selalu memerlukan teman2mu. ingatlah selalu untuk pergi bersama mereka sesekali, lakukan sesuatu bersama teman-teman, telepon dan ngobrol dengan mereka”.

“Sebuah nasihat yang aneh!” pikirku, saat itu aku baru saja memulai pernikahanku, aku seorang lelaki dewasa, tentu saja istriku dan keluarga yang baru aku bentuk akan menjadi segalanya dan yang paling berarti dalam hidupku.

Tapi aku tetap mematuhi nasehatnya, tetap berhubungan dengan teman2ku, dan secara perlahan menambah jumlahnya setiap tahun. Dan setelah bertahun-tahun kemudian, aku mulai menyadari bahwa Ayahku berkata hal yang benar!

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Follow