Kemenhub Akan Batasi Usia Kendaraan, Bamsoet: Kaji Secara Yuridis dan Sosiologis, Terutama Manejemennya

#DPRpeduliLingkungan #DPRbersamaRakyat #MudikTanpaSampah #MudikNyamanTanpaSampah #DPRpeduli

Kemenhub Akan Batasi Usia Kendaraan, Bamsoet: Kaji Secara Yuridis dan Sosiologis, Terutama Manejemennya
Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI.

IndoUpdate.net - Terkait rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan pembatasan usia kendaraan guna mengurangi kemacetan dan polusi udara yang ada di kawasan perkotaan, Ketua DPR:

a.    Mendorong Kemenhub bersama produsen otomotif dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) secara bersama untuk melakukan kajian secara yuridis dan sosialogis secara mendalam terkait rencana tersebut, terutama dari sisi manajemen pembatasan usia kendaraan, serta mencari solusi dalam mengatasi kemacetan dan polusi udara yang disebabkan oleh asap knalpot kendaraan, sehingga ke depannya laju pertumbuhan kendaraan pribadi dapat lebih terkendali diiringi dengan transportasi umum yang memadai, mengingat saat ini masih belum ada aturan yang membatasi usia kendaraan pribadi;

b.    Mendorong Kemenhub memberi ruang kepada masyarakat, baik akademisi maupun pakar transportasi, guna mencari masukan untuk pembuatan aturan mengenai pembatasan usia kendaraan, agar aturan yang dibuat dapat diimplementasikan serta tidak memberatkan masyarakat;

c.    Mendorong Kemenhub untuk mensosialisasikan aturan mengenai pembatasan usia kendaraan tersebut kepada masyarakat jika aturan tersebut sudah diberlakukan, sehingga masyarakat yang masih memiliki kendaraan yang usianya tidak sesuai dengan aturan pembatasan usia kendaraan dapat segera melakukan penyesuaian;

d.    Mendorong Kemenhub untuk melakukan uji emisi kendaraan secara berkala, baik untuk kendaraan umum maupun kendaraan pribadi, serta secara tegas melarang penggunaan kendaraan yang tidak sesuai dengan aturan pembatasan usia kendaraan;

e.    Mendorong Kemenhub untuk membenahi transportasi umum yang ada di seluruh daerah di Indonesia agar nyaman dan aman, mengoptimalkan trotoar yang ramah pejalan kaki, dan memastikan shelter atau tempat pemberhentian angkutan umum memadai, sehingga masyarakat tidak segan untuk menggunakan angkutan umum ketika bepergian;

f.    Mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan uji emisi kendaraan dan mulai lebih memilih menggunakan angkutan umum ketika bepergian.